GALI POTENSI ALAM JADI DESTINASI WISATA
GALI POTENSI ALAM JADI DESTINASI WISATA

By Sri Putrida 07 Feb 2019, 13:49:10 WIB Seputar Berita DPRD
GALI POTENSI ALAM JADI DESTINASI WISATA

Keterangan Gambar : Dok. Rapat Paripurna, Jumat, 18 Januari 2019


 

Parepare, Kamis, 17 januari 2019

Enam fraksi DPRD kota parepare sepakat menerima ranperda rencanan pembangunan jangka menengah daerah 2018-2023 dan Ranperda inisiasi menyusui dini dan pemberian ASI (air susu ibu) eksklusif bagi bayi, untuk di bahas dalam rapat rapat kerja dengan SKPD terkait sesusai tahapan dan mekanisme nerlaku.

Enam fraksi DPRD parepare itu adalah Fraksi Golongan Karya, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi PDIP, Fraksi Gerbang Indonesia, dan Fraksi Hannas.

Walikota Parepare, DR. HM. Taufan  Pawe, SH, MH, yang diwakili Wakil Walikota, H. Pengerang Rahim menjawab pandangan umum fraksi-fraksi dalam sidang Paripurna DPRD Parepare, Jumat, 18 Januari 2019, mengapresiasi dan menjadikan catatan-catatan fraksi sebagai masukan.

Dalam pendangan umum fraksi gerbang indonesia yang dibacakan gustam, mengatakan, dalam penyusunan RPJMD kota parepare, memengang perinsip yakni transparan responsif, efisien, efektif, dan berkeadilan.

 

Catatan yang menonjol diantaranya dalam bidang pariwisata, pemerintah kota (pemkot) parepare meminta untuk menggaki potensi alam yang dapat dijadikan destinasti wisata.

Salah satunya adalah wisata alam tompangnge yang terletak di kecamatan bacukiki, serta menjaga dan melestarikan cagar budanya dan nilai-nilai historis serta kearifan lokal di parepare.

Itu nantinya di jadikan sebagai wisata sejarah dan wisata edukasi, sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan, yang dapat memberikan efek untuk masyarakat sekitar.

Fraksi gerbang indonesia juga meminta pemerinta kota parepare dalam pelaksanaan pembangunan pada pilar kesehatan, mendorong pada peningkatan yang mencakup penyediaan jasa tenaga kesehatan profesional dan telah terlatih serta fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Pada bidang pendidikan, dilakukan peningkatan sumber daya manusia, dengan memberikan pelatihan dan pengembangan kemampuan khususnya bagi generasi muda yang putus sekolah, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja yang mendiri dan berkompetensi.

Sementara untuk Ranperda Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dipandang perlu terwujudnya Ranperda itu disahkan menjadi Perda.

Karena pada prinsipnya jika pemenuhan hak Ibu dan Bayi terakomodir, maka akan tercipta generasi dan masyarakat yang berkualitas.

Hal ini bisa terwujud dengan peningksatan peran kelembagaan terhadap pelayanan kesehatan dalam melaksanakan fungsi-fungsi kontrol, kata juru bicara Fraksi Gerbang Indonesia, Bapak Gustam.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment